Wednesday, October 8, 2014

La'Rone

Malam ini begitu dingin terasa. Bekas rintik hujan masih membekas di daun-daun yang tak pernah kedinginan meski hujan membasahi seluruh permukaannya. Tanah basah bahkan jemek d mana-mana. Siapa pun pasti enggan untuk sekedar keluar melihat heningnya malam. Kunang-kunang pasti akan sedikit memberi cahaya d gulitanya jalan-jalan sawah ini. Namun,kunang-kunang pun enggan untuk keluar dari peraduannya karena dingin ini benar-benar menusuk tulang.

Saatnya aku keluar meski sebenarnya dalam hati ini berkata untuk tetap tinggal di tempat ternyaman yang ada d seluruh permukaan bumi ini. Dingin,gelap gulitanya persawahan sekitar, dan jemeknya tanah malam ini bukan lah alasan-alasan briliant untuk tetap tinggal.

Ku longok sebentar keadaan luar peraduanku, rasa ini mengikatku seolah-olah tubuh ini tertancap paku emas yang membuat dewa siwa pun tak dapat membuat aku beranjak. Malas dalam pikiranku, tidak ikhlas dalam hatiku.

Tugas ini, tugas turun temurun dari nenek moyangku kembali bergelayut dalam serabut-serabut saraf otakku. Hanya itu yang bisa mengalahkan dewa siwa untuk mencabut paku emas dalam tubuhku. Sehingga, aku pun segera beranjak dari singgasana lamunanku.

Nenek-kakek,kenapa kau wariskan tugas ini padaku. Hidup d kasta tertinggi membuat aku sedikit menyesal telah d lahirkan d dunia ini. Dulu, saat aku di lahirkan tak pernah terbersit bahwa aku mempunyai tanggung jawab yang luar biasa besar d pundakku. Hidup nyaman, tak pernah kekurangan membuat aku merasa bahwa aku tak akan pernah mengalami akhir hidup d dunia ini. Untuk waktu yang lama aku menikmatinya. Kehidupan yang luar biasa. Mungkin tak ad makhluk di dunia ini yang seberuntung aku.

Hidup bersama keluarga besarku,membuat aku tau akan tugas dan kewajibanku saat aku dewasa nanti. Saudara-saudaraku telah menjalankan tugas mereka masing-masing. Kini, saat tanda-tanda kedewasaan sudah muncul dalam diriku maka saatnya aku bersama mereka mengemban tugas.

Aku mulai membuka pintu singgasanaku, whuussh,,kupikir angin kutup utara terhembus tepat di seluruh tubuh kecilku. Bisa di katakan sebagai ucapan selamat datang di kehidupan dunia alien yang sebelumnya tak pernah aku kenal sebelumnya.

Mulai aku berpijak sejenak d tempat ini seakan-akan aku tak akan pernah kembali. Dan aku akan mengikuti ke mana angin kutup ini mambawaku. Aku mulai berdamai dengan angin dingin ini dan keadaan sekitarku yang mungkin sedikit tak bersahabat.

Kulihat mulai tampak cahaya-cahaya indah memberikan secercah harapan untukku. Tentu saja bukan cahaya kunang-kunang yang kupikir dengan hawa sedingin ini mereka tak akan menyalakan lilin kecil d tubuh mereka. Mulai kudekati cahaya itu. Indah,..

Namun, disitulah tugasku menanti. Disitulah saudara-saudaraku menjalankan tugas mereka seperti halnya aku. Mungkin bukan kata "tugas" yang tepat untuk hal yang satu ini. Kupikir "Kutukan" lebih sesuai. Kutukan takdir yang harus kami terima dari nenek moyang kami. Entah dosa apa yang telah nenek moyang ku lakukan dulu di masa hidupnya sampe aku dan saudara-saudara ku juga harus ikut menanggungnya.

Baru aku tau bahwa kehidupan yang aku jalani saat ini  hanyalah sebuah bayaran yang harus aku bayar atas kehidupanku sebelumnya yang begitu nyaman. Setimpal, tentu tidak kurasa. Malam ini lah penentuan hidup dan matiku. Jika aku bisa melaksanakan "tugas" penting itu maka aku akan kembali d kehidupanku yang bak surga di dunia. Tapi jangan tanya jika aku tak mampu menyelesaikan "tugas" itu. Sang fajar akan dengan sendirinya menjawab pertanyaanmu.

Saatnya aku menghapus kutukan sedikit demi sedikit tentu saja dengan harapan membuncah di dadaku. Aku berpindah dari kerdip  satu ke kerdip yang lain sambil bergelut dengan waktu hanya untuk mendapatkan cinta sejatiku yang akan menemaniku di surga dunia nanti. Tugas yang luar biasa dan sangat heroik kurasa. Bahwa ternyata aku d ciptakan untuk hal ini menemukan cinta sejatiku. Itu tugas yang d turunkan nenek moyang padaku,mungkin saja nenek moyanku adalah Cupit dewi cinta bersayap itu dengan panah di tangannya.

Dibalik tugas dari surga untuk menemukan dewi amorku sendiri, kutukan besar dan mungkin tak akan bisa terhapus bagi siapapun yang tidak bisa mengemban tugas surga ini dengan baik. Mati tanpa cinta. Tragis, miris dan membuat semua makhluk hidup mringis menertawakan siapa saja yang gagal dalam tugasnya.

Aku kembali berputar,berputar dan berputar. Namun, masih juga tak kutemukan dewi amorku. Dalam pasrah kuliat saudaraku telah menemukan pasangan hidupnya. Itu lah saat membahagiakan karna mereka akan kembali ke surga dunia itu lagi. Sedangkan aku?...

Terus kucari bidadari kecilku,namun lagi-lagi aku tak beruntung. Jam pasir sepertinya hampir habis, tak juga aku menemukan "dia". Saudara-saudaraku telah kembali bersama para amor mereka masing-masing.

Di bawah kerdip kecil yang sebentar lagi mati aku menggantung asa jika pengorbananku semoga tak akan sia-sia. Jika memang sudah waktuku, akan kulepas baju kebesaranku sebagai bentuk pasrahku kepada Sang Pencipta. Tanda aku sudah menjalankan takdirku. Pergumulan hidup dan mati telah aku jalani dengan sepenuh hati. Meski sebenarnya dalam hati ini mengiba kenapa raga ini tak seberuntung mereka saudara-saudaraku. Jatah hidupku, takdir hidupku. Itu jawabannya.

Jam pasir telah terguling, fajar mulai menyingsing. Saatnya aku berdamai dengan dunia agar bumi bisa menerima raga letihku. Aku sudah coba apa yang aku bisa. Aku sudah beri aku punya arti. Namun aku tak kuasa menampik takdir ini. Mungkin cinta sejatiku sudah menunggu di surga akhirat sana..akan ku lepas baju kebesaranku,tapi akan ku pakai sayap yang telah lepas ini untuk terbang menghampiri "dia" di surga..

Mataku mulai pudar,putih seisi jagad raya ini..saatnya aku pergi..Tak ada lagi Rone di sini..Perkenalkan La'Rone nama ku.



 By my lovely "macankecil"



Tuesday, May 20, 2014

Loyalitas yang membanggakan

Semalam aku ada acara muter film di suatu dusun, dusun temen aku. Aku diundang untuk muter film dalam rangka mengisi acara setelah pengajian. Tapi bukan masalah pengajianya atau tentang muter filmnya yang mau aku bahas disini. Tapi..... gini..gini... sewaktu aku dalam perjalanan mau berangkat ke lokasi pemutaran film, aku berpapasan dengan anak yang naik sepeda. Anak itu memakai jersey Bayer Munchen, terlintas dalam benak (bukan maksud mau mengejek anak itu kenal juga kaga) apakah dia itu fans sejati klub sepak bola tersebut atau bukan atau hanya fans yang ikut-ikutan jaman karena klub sepak bola tersebut lagi bagus-bagusnya.. Bagaimana bila klub tersebut nantinya sudah tidak bagus lagi, apakah masih suka dengan klub tersebut??? Yah pikiranku semakin dalam lagi, menurutku sesuatu yang membanggakan tuh jika jadi fans itu selalu mendukung Tim kesanyanganya dalam kondisi apapun menang-kalah, berjaya ataupun terkubur sekalipun masih akan tetap dia dukung. Mungkin itu baru disebut yang namanya loyalitas terhadap klub kesayanganya. Aku acungi jempol untuk fans-fans yang setia pada tim kesayanganya. Jadi terasa janggal saja ketika ada orang yang begitu membanggakan tim yang baru naik daun tapi setelah tim itu down dia ganti ke klub lainnya yang naik daun lagi. Aneh menurut aku. Tapi sudah lah setiap orang punya hak.. Itu pandangan ku..mungkin beda dengan pandangan orang lain............ cukup sekian dulu terlalu banyak malah makin ngacco nanti.. hehehe..

Forza Juventus

Monday, May 19, 2014

Tersudut Sendiri

Disini di tempat ini, sendiri... yah aku sendiri di sini
Sedangkan mereka disana, bersama... yah bersama-sama di sana
Apa yang aku pikirkan berbeda dengan yang mereka pikirkan
Tersudut (mungkin) karena kesalahanku sendiri
yang tak mau bergaul dengan mereka
yang tak mau tau dengan apa yang mereka bicarakan
yang tak perduli dengan apa yang mereka lakukan

Kenapa juga aku harus pikirkan ini
Bukannya aku yang acuh
Bukannya aku yang diam
Bukankah ini yang aku mau
Yang takut mengusik mereka
Bukankah duniaku beda dengan dunia mereka
Kenapa mengganggu di pikiranku

Semua berjalan sesuai dengan yang aku mau
Tapi yang aku mau itu kadang menimbulkan masalah baru di hidupku
Aku mau sendiri tapi berujung kesepian
Aku mau bersama mereka tapi kita terlalu berbeda
Perbedaan yang aku buat sendiri
Perbedaan yang menggangguku
Seharusnya aku lepaskan perbedaan itu

Agar aku tak sendiri lagi...???


Wednesday, February 12, 2014

Lagu Kebesaran Juventus


Simili a degli eroi, abbiamo il cuore a strisce
Portaci dove vuoi, verso le tue conquiste
Dove tu arriverai, sarà la storia di tutti noi
Solo chi corre può, fare di te la squadra che sei

Juve, storia di un grande amore
Bianco che abbraccia il nero
Coro che si alza davvero, per te

Portaci dove vuoi, siamo una curva in festa
Come un abbraccio noi, e ancora non ci basta
Ogni pagina nuova sai, sarà ancora la storia di tutti noi
Solo chi corre può, fare di te quello che sei.

Juve, storia di un grande amore
Bianco che abbraccia il nero
Coro che si alza davvero, solo per te
E' la juve, storia di quel che saro'
Quando fischia l'inizio
Ed inizia quel sogno che sei

Juve, storia di un grande amore
Bianco che abbraccia il nero
Coro che si alza davvero
Juve per sempre sara'

Juve, storia di un grande amore
Bianco che abbraccia il nero
Coro che si alza davvero
Juve per sempre sara'
Juve, juve per sempre sara'
Juve, juve per sempre sara'

Aku suka lagu ini dan begitu pula aku suka  JUVENTUS .... JUVE PER SEMPRE.....

Kodok Putus Asa

Tadi sore aku main kerumah temen. Ngobrol kesana kemari tentang istrinya yang gagal diterima kerja hanya karena kalah dalam voting para pemimpin, padahal nilai ujianya paling bagus. Intinya ujianya gak berguna sama sekali. Kasian kan dia udah susah-susah belajar dengan tekun hasilnya bagus tapi sayang digagalkan karena voting gak jelas oleh para pemimpin..Tapi sudahlah bukan itu yang mau aku tulis disini tapi udah terlanjur ditulis yah hehehe. Jadi begini dalam perjalanan pulang dari rumah temen aku tadi kira-kira setelaah adzan maghrib aku pamit pulang naik sepeda motor ku merk H(gak penting kali) ditengah perjalanan tiba-tiba bletak (gak kedengeran sih tapi kerasa) ban depan motor aku menginjak kodok yang menyeberang jalan. Dalam hati kasian sama itu kodok begitu kejamnya aku. Mencoba berfikir keras kenapa sih kok kalau hari mulai malam banyak kodok atau binatang lain berkeliaran di jalanan. Pagi-pagi pasti udah ada korban tabrak lari eh salah korban keinjek lari karena kejadinya keinjek bukan ketabrak hehehe. Aku mikir mungkin karena malam kodok itu gak bisa liat (rabun ayam gitu kali) , kodok yang tadinya di sawah lalu jalan-jalan sore karena dah malam tiba-tiba rabun ayam kesasar deh dijalanan akhirnya keinjek ban motor yang lewat di jalanan. Mungkin nanti bisa dinamain rabun kodok hehehe.. Kemunginan berikutnya dalam pikiranku tentang tuh kodok iyalah, mungkin kodok itu bermigrasi dari sekotak sawah ke kotak sawah lainnya dan harus melewati jalan. Mirip-mirip migrasi banteng yang sering aku liat di discovery chanel, banteng-banteng yang bermigrasi dari padang rumput yang sudah mulai habis menuju padang rumput yang masih hijau dan segar tapi mereka harus melewati sungai yang lumayan deras juga ada bahaya yang mengintai biasanya sih buaya. Nah aku sih mikirnya begitu, si kodok migrasi dari sawah satu kesawah satunya dan melewati jalanan yang bahaya mengintai juga yaitu ban sepeda motor atau mobil tapi entah apa yang dicari mungin makanan yang udah mulai habis di kotak sawah  yang satu lalu pengen mencari di kotak sawah lainya. Atau kalau ga mencari makanan bisa juga mereka mencari pasangan hidupnya ( emang kodok berpasangan gitu ya ). Ngomong-ngomong pasangan mungkin karena pasangan ini kodok memutuskan pergi kejalanan. Ada sebabnya mungkin tuh kodok diputusin sama pasanganya gara-gara suaranya gak bermutu (tau kan kodok suka bernyanyi kung kok gitu) atau bisa saja kodok itu ditolak cintanya olek kodok pujaan hatinya terus kodok itu memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara turun ke jalan siapa tau keinjek ban mobil/motor. Mirip manusia lah kalau lagi putus cinta atau ditolak sang pujaan hati pengen lari ke rel kereta api biar ketabrak kereta api. Bedanya kalau manusia punya banyak cara G*ntung diri, minum B*ygon, loncat Jur*ng dan banyak lagi. Nah kalau kodok cuma satu cara yang paling mudah yaitu turun kejalan biar keinjek ban, gak mungkin kan katak mau beli B*ygon dulu atau nyari tali dulu atau lompat kejurang gak bakalan mati-mati deh hehehe. Yah itu cara yang paling tepat dan mudah yang bisa dilakukan kodok putus asa hehehehe ini cuma pikiran konyolku saja untuk para kodok maaf jika tulisan ini menyinggung perasaan kalian. Untuk kodok yang tadi mati aku ijek pakai ban motor aku minta maaf yang sebesar-besarnya bukan maksudku sengaja menginjek kamu. Semoga tenang disana (dimana gak tau aku) hehehe udah ah udah malem ngatuk nih  . good night bee (kok bee)  hehehe biarin

Tuesday, February 11, 2014

Janji Hujan

Sebenernya tulisan ini ingin aku tulis di hari-hari kemarin tapi belum sempet untuk menulisnya. Baru sekarang kesampain menulisnya. Waktu itu disuatu pagi pas waktu itu juga hujan turun begitu lebatnya. Terbersit angan ku melayang ( seperti lagu aja ) ...aku memikirkan tentang hujan di pagi itu. Aku pikir kadang hujan menghambat aku untuk pergi kesuatu tujuan, kemana sajalah ( apa lagi gak punya mobil ) hehehe... Kadang kita mempunyai tujuan hidup yang benar-benar ingin kita tuju seperti ada janji-janji kecil dalam hati bahwa aku harus sampai pada tujuan itu. Tapi karena suatu hal kita terhalang oleh hal-hal yang tidak kita duga. Kembali ke hujan, ada dua hal yang menjadi pokok pikiranku ketika aku  ingin menuju suatu tempat dan pas waktu itu hujan turun begitu lebatnya. Pertama aku bisa menuju tempat itu dengan cara menghadapi tu hujan dengan alat-alat semacam payung, mantol atau mobil (tapi aku gak punya)biar gak kehujanan istilahnya "nekat" kalau orang jawa bilang, dengan banyak resiko yang diambil kehujanan pastinya, kepleset atau kesambar petir (sadis) hehehe dan lain lainya. Yang kedua kita sabar menunggu hujan itu reda baru kita bisa berangkat dengan resiko terlambat sampai tujuan... Kadang begitu juga yang terjadi dalam hidup dalam menuju tujuan hidup kita terdapat rintangan-rintangan yang harus di hadapi. Bisa nekat bisa pula bersabar menunggu saat yang tepat..Semua mempunyai besaran keberhasilan dan kegagalan yang sama. Aku berpikir itu kadang bisa terjadi di pekerjaan ku, hubungan ku dengan seseorang (cewek pastinya) atau juga masa depanku... Pagi itu sih aku lagi mikirin hubunganku dengan seorang cewe yang aku panggil "bee".. Sudah gak banyak-banyak nulisnya tar malah ujung-ujungnya curhat tentang tuh cewe hehehe.............

Thursday, February 6, 2014

Ulang tahun mu

6 Februari 2014 adalah hari sepesialnya. Ulang tahun ke- 30 tambah tua saja dirinya (tapi tetep cantik kok hehehe). Sebelum hari itu tiba, sebagai seseorang yang meng"idola"kan dia (bilang aja suka hehehe) aku mencoba menyiapkan kado yang sepesial buat dia meski lagi bokek . Ada ide, aku ke toko buku nyari novel rencananya sih nyari novel "Rectoverso". Tapi sayang gak tersedia disana, cari-cari terus kira-kira apa yang sesuai dengan moment 30 tahunnya. Akhirnya nemu novel "Sun(ny)" gak tau sih tu  kenapa akhirnya tertarik ke novel itu. Dah dapat itu langsung pulang ke rumah.. Di hari berikutnya aku ngerasa novel itu gak cukup "wah" untuk seseorang yang diidolakan.. Pikir-pikir lagi cling tiba tiba kepikiran tentang boneka yang dia sukai "pooh", tapi sayangnya aku masih saja bokek hehehe.....Hari ke hari berlalu rezeki memang gak kemana, datang lah bidadari berwajah ibu-ibu ngasih uang katanya sih mengganti jasa aku mbantuin si ibu-ibu itu, untungnya juga itu cukup untuk membeli boneka "pooh" meski gak gede-gede amat sih tapi sudah pantes lah . Akhirnya boneka 'pooh" kebeli juga, uang sisa bisa untuk membeli kolor hehe.. H-1 sebelum lebaran di rumah sudah siap opor ayam dan segala macam..........eh ini ngomongin apa siiih ( gak nyambung) ..... H-1 sebelum hari ulang tahunnya tiba aku kepikiran lagi untuk memberikan sesuatu yang unik, nyoba buka internet  eh akhirnya nemu sesuatu yang aku anggap unik kaos yang tulisanya kata-kata bijak bahasa jawa wadahnya juga unik menggunakan bambu yang sudah di poles sedemikian rupa. Aku hubungi penjualnya lewat bbm singkat cerita sih kita janjian ketemuan buat barter kaos dan wadahnya dengan beberapa lembar uang kertas ( kalau di singkat jual-beli). Kita janjian pukul 4 sore di tempat penjual itu...ok aku setuju... Aku pulang kerja kira-kira pukul 1 siang dan cuaca pun mendung. Karena janjian ketemuan masih lama aku tinggal tidur dulu, gak lama hujan turun rintik-rintik. Aku bangun jam setengah 3 siap-siap untuk meluncur ketempat janjian. Pakai motor butut ku mulai melaju ketempat tujuan. Belum lama keluar dari rumah hujan yang tadinya cuma rintik-rintik berubah jadi hujan yang menggila disertai anggin putung beliung (terlalu hiperbolis ya hehe) yah pokoknya anginnya kenceng gitu lah petir juga menyambar-nyambar tapi aku gak gentar lah (sok pahlawan kehujanan gitu)..Tapi belum sampai seperempat perjananan pandangan mataku udah gak bisa liat jalan lagi saking derasnya hujan dan anginnya gede bener, akhirnya cari tempat berteduh dan tujuannya masjid pinggir jalan..dan berteduhlah aku disitu.. Dalam hati mulai putus asa mau dilanjutkan apa nggak ini, hujannya deras sekali. Sambil do'a dalam hati agar hujan cepet reda, eh kira kira 15 menit hujan mulai reda. Aku lanjutkan perjalananku, dalam hati berkata ternyata Tuhan mengabulkan do'a ku tadi...Dengan motor bututku berjalan alon-alon waton kelakon tiba ditempat janjian pukul 4 lebih 15 menit. Dan ternyata yang mau jual lagi gak ada dirumah. Aku hibungi lewat hp jadulku (BB jadulku mati habis batrai) aku disuruh nunggu sampai jam 5 dan jadinya aku tunggu juga, tanggung dah terlajur sudah ada disitu. Pukul 5 transaksi terjadi tengok kanan kiri gak ada yang mencurigakan transaksi aman hhaaaiiiiiissstt emang transaksi apaan hehee....ngobrol kesana kemari sama tu penjual gak kerasa hampir malam aku pamit pulang kerumah sama tu penjual. Sampai dirumah langsung mandi terus kerumah cewe idolaku tadi ada urusan lain bukan masalah ulang tahun karena ulang tahunnya masih besok..gak lama disana terus pulang persiapan packing packing (emang mau kemana) bungkus kado lah hehehe... Beres langsung tidur alarm di set jam setengah lima pagi soalnya mau serangan fajar ( kayak pemilu aja). Tidur zzzzzzzzzzzzzzzzzzz alarm bunyi jam setengah lima  bangun lanjut shalat shubuh (wudhlu dulu pastinya) beres langsung cabut dengan motor butut ku lagi sesampai di depan rumahnya aku telepon dia aku suruh dia keluar rumah sebentar..Dan dia pun keluar tanpa ngerapiin rambut yang acak-acakan mirip singa ( kata dia sendiri lho) nemuin aku aku kasihkan tuh kadonya novel, boneka, kaos. Gak perlu lama-lama aku cabut dari rumahnya sambil malu-malu akunya hehehe......Aku sih seneng sudah bisa ngasih sesuatu di hari ulang tahunnya... Hati ku berbunga-bunga (lah kok aku yang berbunga-bunga.... gak tau juga) tau hatinya apakah sama? hanya dia yang tahu   ....Selamat Ulang Tahun Bee..I still love You